Saturday, 30 April 2022

PENYEBAB MENTAL ANAK RUSAK

 Penyebab Mental Anak Rusak


Penulis: Muhammad Irfan Budiman
Edit: Muhammad Irfan Budiman


Tanggal Pembuatan: 1 Mei 2022 08.10 WIB


- Orangtua terlalu menyalahkan anaknya sehingga hidup anak menjadi berantakan
- Orangtua terlalu meremehkan pekerjaan anaknya
- Orangtua melakukan kekerasan fisik dan verbal ke anak berupa memarahi anak yang tidak
  melakukan kesalahan, mengancam anak dengan mencabut WI-FI rumah apabila anak tidak
  menuruti perintah orangtua, dan lain sebagainya
- Orangtua terlalu panik dalam menghadapi suatu masalah
- Orangtua tidak memercayai anaknya untuk bekerja bersama teman-teman satu frekuensi
  ataupun bekerja sendiri demi meraih suatu kesuksesan serta membantu orangtua
  menambah rezeki
- Orangtua terlalu mengkritik anaknya sehingga anak mudah takut dalam menyampaikan suatu
  pendapat atau menyampaikan suatu kebenaran
- Orangtua terlalu mengharapkan anaknya mendapatkan gelar sarjana/ diploma serta
  mendapatkan ijazah perkuliahan ketimbang mengharapkan anaknya bekerja yang sesuai dengan
  bakat, minat, serta skill
- Orangtua tidak belajar dari pengalaman serta kesalahan-kesalahan yang orangtua alami ke
  anak
- Orangtua memaksa anaknya mengubah rencana yang anak rencanakan sejak awal
- Orangtua memaksa anaknya mencari teman seumuran ketimbang mencari teman-teman
  satu frekuensi
- Orangtua lebih memikirkan kepentingan pribadi ketimbang memikirkan nasib anaknya,
  baik itu nasib masa depan anaknya maupun kesehatan mental anaknya yang rusak oleh
  kedua orangtua
- Pertemanan anak dihancurkan oleh orangtua karena masalah sepele (masalah yang sebenarnya
  bisa diselesaikan secara kekeluargaan)

Tuesday, 19 April 2022

ALASAN KESEHATAN MENTAL LEBIH BERBAHAYA KETIMBANG KOPID (PANDEMI BUATAN YANG DIJADIKAN LAHAN BISNIS HARAM)

 Alasan Kesehatan Mental Lebih Berbahaya
Ketimbang Kopid (Pandemi Buatan Yang Dijadikan Lahan Bisnis Haram)


Penulis: Muhammad Irfan Budiman
Edit: Muhammad Irfan Budiman


Tanggal Pembuatan: 20 April 2022 05.00 WIB


Kesehatan Mental
- Lebih sulit disembuhkan meskipun orang tersebut sudah konsultasi ke psikolog mengenai
  penyakit yang diderita olehnya
- Memiliki rasa trauma dan sakit hati yang mendalam
- Menjadi korban bullying, baik itu korban bullying sama teman satu sekolah, teman-teman
  satu frekuensi maupun orangtua
- Tidak adanya kepanikan serta kekhawaitran yang muncul karena orang tersebut sudah
  terkena penyakit kesehatan mental
- Lebih sulit memahami kemauan orang yang terkena penyakit kesehatan mental
- Lebih mudah mengingat masa lalu yang suram atau kenangan pahit yang sulit dilupakan
- Munculnya perasaan baper
- Sulit menenangkan orang-orang yang terkena penyakit kesehatan mental
- Ingin menjatuhkan mental orang tersebut hingga orang tersebut tidak berdaya, seperti
  mengancam, memarahi, mencaci maki, dan lain sebagainya orang yang bersangkutan
  ketimbang memberikan solusi yang tepat untuk orang tersebut 
- Harga diri orang tersebut hilang total akibat orang tersebut menjadi korban bullying
  saat berada di sekolah, tempat kerja maupun kedua orangtua
- Tidak ingin orang yang bersangkutan bahagia
- Lebih suka membuat aturan-aturan yang kontroversi ketimbang orang yang bersangkutan
  bahagia, senang, dan nyaman

Kopid (Pandemi Buatan Yang Dijadikan Lahan Bisnis Haram)
- Lebih mudah disembuhkan dengan sendirinya
- Adanya kepanikan serta kekhawatiran yang membuat orang-orang mudah percaya
  dengan kopid
- Lebih sulit membedakan penyakit alami dengan penyakit buatan
- Memaksa Rakyat Indonesia di-pakcin kopid, PCR, dan Swab Anti-Kopid demi
  memuluskan pembangunan IKN serta memperkaya oknum-oknum pejabat negara
  yang haus kekuasaan
- Lebih percaya dengan pemberitaan media-media mainstream mengenai plandemi kopid
  ketimbang khawatir dengan kesehatan mental orang yang bersangkutan

_______

LAWAN KETIDAKADILAN!!!!

KEBENARAN TETAPLAH KEBENARAN!!!!!
KEBENARAN TIDAK AKAN HILANG KALAU ORANG TERSEBUT
BERSIKAP ADIL DAN TIDAK MEMBUAT ATURAN-ATURAN YANG KONTROVERSI!!!!

______

Note:
Informasi ini saya dapatkan berdasarkan hasil pengamatan serta analisa saya saat saya berteman dengan teman-teman satu frekeunsi dan tinggal bersama orangtua

PENYEBAB ORANGTUA MENGHALANGI ANAKNYA BEKERJA SENDIRI ATAU BEKERJA BERSAMA ORANG LAIN & ALASAN ANAK HARUS BEKERJA DARI USIA BELIA (SEKITAR USIA 6-12 TAHUN)

  Penyebab Orangtua Menghalangi Anaknya Bekerja,
Penyebab Anak Kesulitan Mengembangkan Bakat, Minat, serta Skill, dan
Alasan Anak Harus Bekerja dari Usia Belia (sekitar Usia 6-12 Tahun)


Penulis: Muhammad Irfan Budiman
Edit: Muhammad Irfan Budiman


Tanggal Pembuatan: 20 April 2022 04.58 WIB
Tanggal Edit & Publish Ulang: 20 April 2022 05.35 WIB


Penyebab Anak Kesulitan Mengembangkan Bakat, Minat, serta Skill
- Kurangnya dukungan dari kedua orangtua
- Orangtua selalu membanding-bandingkan bakat, minat, serta skill orang lain
- Orangtua hanya ingin melihat hasil instan dari pencapaian anaknya ketimbang melihat
  usaha yang sesuai dengan bakat, minat, serta skill anaknya 
- Orangtua sering menghujat bakat, minat, serta skill anaknya
- Rendahnya rasa kepercayaan orangtua terhadap anak
- Orangtua sering meremehkan bakat, minat, serta skill yang anak miliki
- Orangtua hanya memikirkan mengenai perkuliahan anaknya ketimbang memikirkan
  pekerjaan anaknya yang sesuai dengan bakat, minat, serta skill 
- Orangtua tidak memberikan apresiasi ke anaknya mengenai bakat, minat, serta skill yang
  anak miliki
- Orangtua lebih menyukai anaknya sukses di usia 22 tahun ke atas ketimbang usia 12 tahun
  ke atas

__________


Penyebab Orangtua Menghalangi Anaknya Bekerja
- Anak belum memiliki bakat, minat, serta skill yang cocok
- Tidak belajar dari kesuksesan calon-calon artis Indonesia masa depan, seperti
  Rayensyah Rassya Hidayah, Zayyan Sakha, Kiesha Alvaro, Aqeela Calista, Sinyo SR,
  Nasar Anuz, Naufal Ho, dan calon-calon artis Indonesia masa depan lainnya
- Hanya melihat sisi negatif anaknya
- Tidak ikhlas apabila anaknya bekerja di usia muda
- Ingin melihat penderitaan anaknya
- Tidak memiliki rasa terima kasih kepada anak karena anak ingin membantu kedua orangtua
- Tidak memiliki rasa syukur karena anak ingin membuat orangtua tersenyum dan bahagia
- Tidak memiliki kepercayaan kepada anaknya
- Hanya menyukai teman-teman yang usianya sama dengan anaknya bukan teman-teman yang
  obrolannya sama dengan anaknya (teman-teman satu frekuensi)
- Ingin menghancurkan rencana anaknya
- Memiliki rencana jahat terhadap anaknya sehingga anak kesulitan untuk menatap masa depan
  yang lebih baik
- Tidak ingin melihat anak bahagia
- Tidak ingin melihat anaknya sukses dengan usahanya sendiri atau sukses bersama
   teman-teman satu frekuensi
- Memaksa anaknya menempuh perkuliahan dengan dalih orangtua bisa pamer ijazah
  perkuliahan dan gelar sarjana ke orang-orang terdekat
- Melarang anaknya bekerja dengan dalih anak tersebut belum menempuh perkuliahan
- Orangtua lebih mengejar perkuliahan ketimbang menatap masa depan yang lebih baik
- Orangtua lebih mengajarkan anaknya cara berkhayal/ berhalusimasi mendapatkan pekerjaan
  yang sesuai dengan bakat, minat, serta skill ketimbang mengajarkan anaknya cara menggapai
  suatu kesuksesan dari usia belia (sekitar usia 6-12 tahun)
- Terlalu khawatir dan takut dengan anaknya apabila anaknya bekerja dengan teman-teman
   satu frekuensi


Alasan Anak Harus Bekerja dari Usia Belia (sekitar Usia 6-12 Tahun)
- Anak mengetahui bahwa mencari atau menciptakan pekerjaan itu sangat sulit
- Memiliki perencanaan yang jelas, matang, dan detail demi menatap masa depan yang
  lebih baik
- Memiliki motivasi tinggi mengenai cita-cita yang ingin dicapai
- Ingin mengikuti jejak kesuksesan artis-artis Indonesia masa depan, seperti
  Rayensyah Rassya Hidayah, Zayyan Sakha, Kiesha Alvaro, Aqeela Calista, Sinyo SR,
  Nasar Anuz, Naufal Ho, Andro Trinanda, dan calon-calon artis Indonesia masa depan lainnya
- Ingin mencari pengetahuan serta wawasan yang luas
- Ingin belajar dari pengalaman orang lain yang mendapatkan banyak fans di seluruh pelosok
  Indonesia
- Ingin mendapatkan pengakuan terhadap kedua orangtua
- Ingin membantu kedua orangtua, baik itu membantu kedua orangtua dengan memperbaiki
  pengeluaran yang sudah orangtua keluarkan untuk keperluan sehari-hari, menagih
  janji-janji yang ingin orangtua impikan ke anaknya, membantu orang-orang yang benar-benar
  mengalami kesulitan, dan lain sebagainya
- Tidak peduli dengan ijazah terakhir yang dicapai oleh anak

__________

ANAK TIDAK BUTUH PENCITRAAN BERUPA MARAH-MARAH, ANCAMAN, SERTA MENGATUR ANAK DALAM MERENCANAKAN SESUATU DARI KEDUA ORANGTUANYA!!!

ANAK HANYA BUTUH BERSIKAP DAN BERPERILAKU ADIL DARI KEDUA ORANGTUANYA MENGENAI  ANAKNYA YANG INGIN KERJA DEMI
MENATAP MASA DEPAN YANG LEBIH BAIK

JANGAN SALAHKAN ANAKNYA APABILA ANAK TERSEBUT MENGECEWAKAN
KEDUA ORANGTUANYA AKIBAT ANAK TERSEBUT MENGALAMI KEMUNDURAN YANG SIGNIFIKAN MENGENAI PEKERJAAN YANG SESUAI DENGAN BAKAT, MINAT, SERTA SKILL!!!!!

_________


Note:
Informasi ini saya dapatkan berdasarkan hasil pengamatan serta analisa saya saat saya berteman dengan teman-teman satu frekeunsi dan tinggal bersama orangtua

Sunday, 17 April 2022

FAKTA: MEMBEDAH PERMASALAHAN PENDIRI ADMIN FOOTBALL LOVERS IDN & DIARY IRFAN YANG MENJADI KORBAN BULLYING SEMASA SMP, SMA, DAN DUNIA NYATA

FAKTA: Membedah Permasalahan Pendiri Admin Football Lovers IDN & Diary Irfan
Yang Menjadi Korban Bullying Semasa SMP, SMA, dan Dunia Nyata


Penulis: Muhammad Irfan Budiman
Edit: Muhammad Irfan Budiman


Kejadian Saya saat Menjadi Korban Bullying semasa SMP Kelas 3 (Kelas 9)
Saya pernah dibully sama salah satu temen saya. Saya tidak tahu kronologinya seperti apa (pas saya dibully sama salah satu temen saya). Yang jelas, barang-barang yang saya bawa ke sekolah dan barang-barang saya yang saya simpan di dalam tas untuk mengikuti pembelajaran berkitnya dilempar ke tempat sampah. Parahnya, salah satu temen saya yang pernah bully saya benar-benar tidak memiliki rasa bersalah sama sekali. Akhirnya, saya kejar-kejaran ama salah satu temen saya karena saya benar-benar kesel dan marah dan saya menyelamatkan barang-barang saya yang sudah teman saya lempar ke tempat sampah. Suatu ketika, saya menangis di sekolah karena saya sudah pasrah untuk mencoba memberhentikan kejadian ini. Akhirnya, salah satu guru olahraga saya datang ke kelas untuk mencari masalah yang dialami dan temen-temen saya pada mendekat ke saya karena teman-teman saya peduli dan memiliki rasa empati ke saya. Teman-teman saya meminta saya untuk bersabar menghadapi cobaan ini. Bukan hanya menjadi korban bullying saat di sekolah, teman saya pernah mengatakan ke saya bahwa saya sok-sok"an menulis English saat mengerjakan tugas dari guru. Saat saya belajar English, saya pernah menulis nama menggunakan English di buku tulis. Teman saya mencoba untuk memprovokasi saya dengan mengatakan "Sok English lu" dan teman saya meminta saya untuk memperbaiki tulisan tersebut ke dalam Bahasa Indonesia. Saya pun memilih untuk mengabaikan perkataan teman saya karena saya rasa permasalahan ini tidak terlalu penting dan terkesan sepele.

For Your Information:
Salah satu teman saya yang pernah membully saya dan merendahkan saya mengenai penulisan nama dalam English di sekolah adalah ZA.ZA merupakan inisial dari nama asli Zulfikar Alfathoni. Bagi Anda yang menemukan nama asli Zulfikar Alfathoni, mohon lapor ke saya untuk ngopi bareng


Kejadian Saya saat Menjadi Korban Bullying semasa SMA Kelas 1-3 (Kelas 10-12)


Saturday, 16 April 2022

PENYEBAB ORANGTUA MENGHUJAT SINETRON YANG ANAK TONTON

 Penyebab Orangtua Menghujat Sinetron Yang Anak Tonton


Penulis: Muhammad Irfan Budiman
Edit: Muhammad Irfan Budiman


Tanggal Pembuatan: 17 April 2022 05.11 WIB


- Orangtua tidak menyadari bahwa isi adegan dari sinetron tersebut tidak terdapat
  unsur kekerasan dan motor-motoran (hanya beberapa sinetron yang terdapat adegan
  kekerasan berupa adegan berkelahi dan motor-motoran)
- Orangtua tidak belajar dari kesuksesan artis-artis Indonesia generasi penerus bangsa
  yang meraih kesuksesan sejak usia 6 tahun dan artis-artis Indonesia generasi penerus
  bangsa yang diundang oleh acara-acara yang membahas mengenai selebriti Indonesia
  di TV Nasional untuk berbincang-bincang seputar kesuksesan artis-artis Indonesia
  generasi penerus bangsa yang berkembang pesat dan makin tenar di dunia perfilman
  dan pesinetron
- Rata-rata, orangtua lebih menyukai menonton film ketimbang sinetron
- Rata-rata, orangtua tidak menyukai artis-artis Indonesia, terutama artis-artis Indonesia
  generasi penerus bangsa. Orangtua lebih cenderung menyukai artis-artis hollywood
  dibandingkan dengan artis-artis Indonesia

INGAT!
Anak akan memilih film atau sinetron yang anak tonton apabila orangtua melarang anak menonton film atau sinetron yang sesuai dengan genre film atau sinetron

Wednesday, 13 April 2022

TRAUMA

Trauma


Penulis: Muhammad Irfan Budiman
Edit: Muhammad Irfan Budiman


Pengertian Trauma

Monday, 11 April 2022

BLAK-BLAKAN: PENDIRI FOOTBALL LOVERS IDN & DIARY IRFAN BOCORKAN KEJADIAN YANG MENJADI KORBAN BULLYING SEMASA SMP, SMA, DAN DUNIA NYATA

 BLAK-BLAKAN: Pendiri Football Lovers IDN & Diary Irfan Bocorkan
Kejadian Yang Menjadi Korban Bullying Semasa SMP, SMA, dan Dunia Nyata


Penulis: Muhammad Irfan Budiman
Edit: Muhammad Irfan Budiman


Tanggal Pembuatan: 12 April 2022 07.40 WIB


- Orangtua tidak menyadari bahwa anaknya menjadi korban bullying saat anaknya duduk di
  bangku SMP & SMA
- Orangtua tidak menyadari bahwa anaknya memiliki masa depan yang suram
- Di saat anaknya ingin bangkit dari masa lalu yang suram, orangtua menghalangi dan tidak
  memperbolehkan anaknya bekerja sendirian atau bekerja bersama teman-teman satu frekuensi
  dengan dalih anaknya belum memiliki ilmu yang cukup dan belum memiliki jam terbang yang
  tinggi untuk bekerja sendiri atau bekerja bersama teman-teman satu frekuensi
- Orangtua memiliki sifat egois yang tinggi sehingga anak tidak tahu cara menyikapi dari korban
  bullying yang menimpa anaknya
- Orangtua tidak sigap dalam menyikapi aksi korban bullying yang menimpa anaknya dan
  terkesan santai dalam menyikapi aksi tersebut
- Orangtua terkesan lalai dalam mendidik anak sehingga anak tersebut harus mencari rekan
  kerja sendiri supaya anaknya memiliki masa depan yang cerah & mencari teman yang cocok
  untuk diajak curhat dan membangun chemistry antara anak dengan salah satu teman untuk
  bisa lebih baik lagi ke depannya
- Orangtua berpikir bahwa menjadi korban bullying itu enak dan orangtua meminta ke anaknya
  bahwa anaknya harus menikmati hidup meskipun anak tersebut menjadi korban bullying
  semasa SMP, SMA, dan dunia nyata
- Orangtua lebih senang dan bangga apabila anak menempuh perkuliahan ketimbang
  mementingkan pekerjaan yang anak asah sesuai bakat, minat, serta skill
- Orangtua hanya melihat dari segi pendidikan bukan melihat dari keseluruhan
- Orangtua tidak menghargai pendapat yang anak inginkan dan terkesan mengabaikan pendapat 
  anaknya
- Orangtua hanya ingin melihat hasil ketimbang melihat usaha dan kerja keras dari sang anak
- Orangtua tidak mensyukuri serta tidak berterima kasih ke anak karena anak ingin bekerja
  sendiri atau bekerja bersama teman-teman satu frekuensi demi membantu kedua orangtua
  menguatkan keuangan serta menagih janji-janji yang diinginkan oleh kedua orangtua, seperti
  mengajak umroh bersama keluarga inti, membangun istana dengan merenovasi rumah agar
  rumah terlihat bersih dan rapi, membelikan orangtua sebuah mobil, dan lain sebagainya

........

Contoh Mengajarkan Anak untuk Meraih Kesuksesan Yang Baik & Benar
agar Anak Tidak Menyesal di Kemudian Hari
Kamu harus mencontohkan orang-orang yang sudah meraih kesuksesan sejak usia muda serta sudah mempunyai penghasilan dari hasil dancer yang ia lakukan di aplikasi Likee, minimal kamu menjadi terkenal dan mendapatkan pengakuan apabila kamu ingin meraih masa depan yang cerah serta ingin meraih kesuksesan di usia muda. Supaya apa? Supaya di masa tua, kamu tinggal bekerja dari hasil pekerjaan yang kamu raih ketika kamu usia muda. Kamu tahu Rayensyah Rassya Hidayah, salah satu mantan pemain sinetron DJS (Dari Jendela SMP) yang berperan sebagai Indro, mantan pemain sinetron Kun Anta yang berperan sebagai Asun, serta mantan pemain sinetron Juara Dunia yang berperan sebagai Kenzo & Kenzi, dan Sinyo SR, salah satu mantan pemain film Wonderful Life yang berperan sebagai Aqil dan salah satu mantan pemain sinetron Kun Anta 1-3 yang berperan sebagai Sobri? Nah, kamu contohkan dari mereka berdua supaya kamu memiliki masa depan yang cerah dan kamu tinggal menikmati dari hasil pekerjaan yang kamu raih di usia muda. Supaya apa? Supaya papa dan mama tidak usah memikirkan anggaran yang harus dikeluarkan apabila kamu ingin menempuh perkuliahan dan mama lebih tenang karena kamu sudah meraih kesuksesan sejak usia muda. Papa dan mama kasih kamu kebebasan atau pilihan apakah kamu mau menempuh perkuliahan atau tidak

_______

Note:
Informasi ini saya dapatkan berdasarkan pengalaman yang saya alami sejak saya duduk di bangku SMP & SMA serta pengalaman yang saya alami sejak saya hidup di dunia

Saturday, 9 April 2022

KEKERASAN

 Kekerasan


Penulis: Muhammad Irfan Budiman
Edit: Muhammad Irfan Budiman


Tanggal Pembuatan: 10 April 2022 04.24 WIB


Pengertian Kekerasan
Kekerasan merupakan suatu kejadian yang dilakukan untuk menyerang martabat seseorang ataupun suatu kelompok tertentu

Macam-Macam Kekerasan
- Kekerasan Fisik
  Kekerasan fisik merupakan suatu tindakan yang dilakukan seseorang atau suatu kelompok
  tertentu untuk menyerang korban menggunakan anggota tubuh

  Contoh Kekerasan Fisik
        - Memukul
        - Menendang
        - Meninju hingga korban mengalami luka-luka atau mengalami trauma yang mendalam
        - Membunuh korban menggunakan senjata tajam

- Kekerasan Verbal
  Kekerasan verbal merupakan suatu tindakan yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok
  tertentu untuk menyerang korban menggunakan perkataan yang membuat korban tidak terima
  dengan perkataan tersebut atau membuat korban memiliki perasaan tersinggung, baper, marah,
  kecewa dengan kondisi fisik yang dialami oleh sang korban, dan lain sebagainya

  Contoh Kekerasan Verbal
        - Memarahi korban hingga korban tersebut memiliki perasaan tersinggung dan sakit hati
        - Mengatakan kepada korban bahwa korban tersebut mengalami kelebihan berat badan
          yang signifikan atau mengalami kekurangan berat badan akibat kurangnya asupan gizi
          yang seimbang
        - Mengatakan kepada korban bahwa dirinya (korban) merasa tidak dihargai oleh pelaku
          karena pelaku tersebut terang-terangan menyebutkan bahwa harga diri sang korban hilang

- Kekerasan Seksual
  Kekerasan Seksual merupakan suatu tindakan yang dilakukan oleh seseorang untuk
  merendahkan, melecehkan atau menyerang tubuh akibat psikis seseorang menjadi terganggu
  serta dapat merusak kesehatan reproduksi



Note:
Informasi ini saya dapatkan dari pengalaman serta analisa saya selama saya hidup di dunia dan pengalaman yang saya dapat selama saya tinggal bersama orangtua