BLAK-BLAKAN: Pendiri Football Lovers IDN & Diary Irfan Bocorkan
Kejadian Yang Menjadi Korban Bullying Semasa SMP, SMA, dan Dunia Nyata
Penulis: Muhammad Irfan Budiman
Edit: Muhammad Irfan Budiman
Tanggal Pembuatan: 12 April 2022 07.40 WIB
- Orangtua tidak menyadari bahwa anaknya menjadi korban bullying saat anaknya duduk di
bangku SMP & SMA
- Orangtua tidak menyadari bahwa anaknya memiliki masa depan yang suram
- Di saat anaknya ingin bangkit dari masa lalu yang suram, orangtua menghalangi dan tidak
memperbolehkan anaknya bekerja sendirian atau bekerja bersama teman-teman satu frekuensi
dengan dalih anaknya belum memiliki ilmu yang cukup dan belum memiliki jam terbang yang
tinggi untuk bekerja sendiri atau bekerja bersama teman-teman satu frekuensi
- Orangtua memiliki sifat egois yang tinggi sehingga anak tidak tahu cara menyikapi dari korban
bullying yang menimpa anaknya
- Orangtua tidak sigap dalam menyikapi aksi korban bullying yang menimpa anaknya dan
terkesan santai dalam menyikapi aksi tersebut
- Orangtua terkesan lalai dalam mendidik anak sehingga anak tersebut harus mencari rekan
kerja sendiri supaya anaknya memiliki masa depan yang cerah & mencari teman yang cocok
untuk diajak curhat dan membangun chemistry antara anak dengan salah satu teman untuk
bisa lebih baik lagi ke depannya
- Orangtua berpikir bahwa menjadi korban bullying itu enak dan orangtua meminta ke anaknya
bahwa anaknya harus menikmati hidup meskipun anak tersebut menjadi korban bullying
semasa SMP, SMA, dan dunia nyata
- Orangtua lebih senang dan bangga apabila anak menempuh perkuliahan ketimbang
mementingkan pekerjaan yang anak asah sesuai bakat, minat, serta skill
- Orangtua hanya melihat dari segi pendidikan bukan melihat dari keseluruhan
- Orangtua tidak menghargai pendapat yang anak inginkan dan terkesan mengabaikan pendapat
anaknya
- Orangtua hanya ingin melihat hasil ketimbang melihat usaha dan kerja keras dari sang anak
- Orangtua tidak mensyukuri serta tidak berterima kasih ke anak karena anak ingin bekerja
sendiri atau bekerja bersama teman-teman satu frekuensi demi membantu kedua orangtua
menguatkan keuangan serta menagih janji-janji yang diinginkan oleh kedua orangtua, seperti
mengajak umroh bersama keluarga inti, membangun istana dengan merenovasi rumah agar
rumah terlihat bersih dan rapi, membelikan orangtua sebuah mobil, dan lain sebagainya
........
Contoh Mengajarkan Anak untuk Meraih Kesuksesan Yang Baik & Benar
agar Anak Tidak Menyesal di Kemudian Hari
Kamu harus mencontohkan orang-orang yang sudah meraih kesuksesan sejak usia muda serta sudah mempunyai penghasilan dari hasil dancer yang ia lakukan di aplikasi Likee, minimal kamu menjadi terkenal dan mendapatkan pengakuan apabila kamu ingin meraih masa depan yang cerah serta ingin meraih kesuksesan di usia muda. Supaya apa? Supaya di masa tua, kamu tinggal bekerja dari hasil pekerjaan yang kamu raih ketika kamu usia muda. Kamu tahu Rayensyah Rassya Hidayah, salah satu mantan pemain sinetron DJS (Dari Jendela SMP) yang berperan sebagai Indro, mantan pemain sinetron Kun Anta yang berperan sebagai Asun, serta mantan pemain sinetron Juara Dunia yang berperan sebagai Kenzo & Kenzi, dan Sinyo SR, salah satu mantan pemain film Wonderful Life yang berperan sebagai Aqil dan salah satu mantan pemain sinetron Kun Anta 1-3 yang berperan sebagai Sobri? Nah, kamu contohkan dari mereka berdua supaya kamu memiliki masa depan yang cerah dan kamu tinggal menikmati dari hasil pekerjaan yang kamu raih di usia muda. Supaya apa? Supaya papa dan mama tidak usah memikirkan anggaran yang harus dikeluarkan apabila kamu ingin menempuh perkuliahan dan mama lebih tenang karena kamu sudah meraih kesuksesan sejak usia muda. Papa dan mama kasih kamu kebebasan atau pilihan apakah kamu mau menempuh perkuliahan atau tidak
_______
Note:
Informasi ini saya dapatkan berdasarkan pengalaman yang saya alami sejak saya duduk di bangku SMP & SMA serta pengalaman yang saya alami sejak saya hidup di dunia
No comments:
Post a Comment